fbpx

Cap Go Meh melambangkan hari kelima belas atau hari setelah berakhirnya perayaan Tahun Baru Imlek.

Kata Cap Go Meh sendiri berasal dari dialek Tiociu atau Hokkien, yakni Cap Go yang berarti lima belas dan Meh yang artinya malam. Sehingga Cap Go Meh dapat diartikan sebagai malam kelima belas.

Sedangkan dalam dialek Hakka disebut Cang Nyiat Pan yaitu Cang Nyiat adalah bulan satu dan Pan artinya pertengahan, sehingga berarti pertengahan bulan satu.

Sementara itu, perayaan Cap Go Meh dalam bahasa Mandarin disebut Yuan Shiau Ciek yang artinya festival malam bulan satu dan lebih dikenal sebagai Lantern Festival.

Di Indonesia ada salah satu perayaan Cap Go Meh 2019 yang paling meriah setiap tahunnya, yakni Festival Cap Go Meh 2019 yang ada di Singkawang.

cap go meh 2019

Ilustrasi, shutterstock.com

Festival Cap Go Meh 2019

Festival Cap Go Meh di Singkawang memang selalu meriah setiap tahunnya.  Salah satu perayaan unik yang ada di Festival Cap Go Meh 2019 di Singkawang adalah pawai Tatung yang diyakini mampu mengusir roh-roh jahat dari seluruh penjuru kota.

Pada Festival Cap Go Meh 2019 ini, para Tatung akan duduk di atas tandu dan berjalan diiringi tabuhan tambur dan gong serta wewangian dari dupa. Ada juga yang menyebarkan kertas dan beras, atau menyipratkan air.

Ada yang duduk santai, namun kakinya menginjak bilah pedang yang diletakkan di tandunya. Ada juga Tatung yang berdiri di atas tandu sambil menginjak tombak, duduk di atas pedang, menancapkan besi tajam menembus kedua pipinya, sampai menusukkan pedang ke perutnya.

Para Tatung ini hadir dari berbagai etnis, seperti etnis Tionghoa, Dayak, dan Melayu, tapi Tatung dari Dayak lah yang paling ekstrem. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by temanSofi (@temansofi) on

Jadwal Rangkaian Kegiatan Festival Cap Go Meh 2019, Singkawang

Rangkaian kegiatan dalam Festival Cap Go Meh, seperti pentas seni dan budaya, live music dari artis nasional, atraksi tatung expo Cap Go Meh, hingga atraksi 12 naga akan hadir memeriahkan Festival Cap Go Meh 2019 di Singkawang ini.

Festival yang masuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata ini akan hadir di beberapa titik di kota Singkawang. Mulai Lapangan Kridasana hingga Pusat Kota Singkawang, dari tanggal 3 Februari hingga 20 Februari 2019.

Tanggal

Kegiatan

3 Februari 2019 Pembukaan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 di lapangan Kridasana.
4 s/d 20 Februari 2019
  • Pentas Seni & Budaya
  • Expo (UMKM, promosi produk dan jasa) di Lapangan Krisdasana
17 Februari 2019 Festival pawai lampion dan prosesi ritual buka mata replika 12 naga di Vihara Tribumi Raya Kota Singkawang
18 Februari 2019 Prosesi ritual tolak bala oleh Rohaniwan Tatung, prosesi ritual sembahyang Dewa Langit (Ket Sam Thoi)
18 s/d 19 Februari 2019 Stand Wisata Kuliner Kota Singkawang
19 Februari 2019
  • Festival Cap Go Meh (Pawai Tatung)
  • Altar dan Lelang
  • Prosesi Pembakaran Replika 12 naga di Vihara Budhayana di Roban (Chai Tong)
20 Februari 2019 Penutupan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 dan Festival Cap Go Meh

Baca juga:

https://www.sofi.co.id/?utm_source=blog&utm_medium=banner-footer&utm_campaign=article