fbpx

Dunia Kerja

surat dokter

Sanksi Pekerja yang Izin dengan Surat Dokter Palsu

Sanksi Pekerja yang Izin dengan Surat Dokter Palsu 1281 1000 Gardena Puteri Ayudila

Setiap tindakan tidak baik, pasti ada sanksinya begitupun bagi pekerja yang membuat surat dokter palsu ataupun menyalahgunakan surat dokter.

Di Indonesia memang jasa pembuatan dokumen-dokumen palsu laris manis. Tak hanya surat dokter saja, namun ada juga skripsi, tesis dan ijazah.

Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan yang dilansir dari tirto.co.id (18/1), tahun lalu polisi berhasil meringkus sendikat penjual surat dokter palsu.

Komplotan ini menjual beragam surat dokter seperti surat sakit, surat keterangan sehat, bahkan resep dan kuitansi pemeriksaan. Lengkap dengan nama dokter, tanda tangan, dan stempel klinik, atau rumah sakitnya.

Dalam kasus surat dokter tersebut, murni tak ada keterlibatan tenaga medis di dalamnya. Pelaku, mencatut nama-nama dokter yang terpampang di plang-plang jalan secara random. Sementara stempel klinik atau rumah sakit mereka palsukan. Harga per lembar surat dokter palsu yakni Rp25.000 – Rp50.000.

Pelaku dijerat Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 19/2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam Pasal 28 ayat 1 UU ITE itu disebutkan, setiap orang dilarang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.

Selain itu pelaku juga bisa dijerat dengan Pasal 29 Ayat 1, Pasal 73 Jo Pasal 77 UU Nomor 29/2004 tentang Praktik Kedokteran, yang bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp150.000.000,000 (seratus lima puluh juta rupiah).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by temanSofi (@temansofi) on

Cara Membedakan Surat Dokter Palsu

Menurut Dr.Kevin William Hutomo, Dokter Umum di RS Permata Depok dilansir dari Detik.com (21/01), surat sakit yang valid seharusnya dibuat dengan cap basah dari fasilitas kesehatan tempat pasien berobat.

Bila perusahaan meragukan keaslian dari surat dokter yang diberikan oleh karyawan, maka pihak HR bisa menghubungi fasilitas kesehatan tempat karyawan tersebut guna mendapatkan surat keterangan sakit.

Tanyakan apakah karyawan tersebut memiliki riwayat berobat di fasilitas kesehatan tersebut atau tidak, selain itu tanyakan juga kondisi karyawan.

Bila selesai dihubungi ternyata terdapat riwayat berobat dari karyawan terkait, maka bisa jadi surat dokter yang dikeluarkan asli.

Baca juga:

https://www.sofi.co.id/?utm_source=blog&utm_medium=banner-footer&utm_campaign=article

Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online

Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online 1281 1001 Gardena Puteri Ayudila

Anda pekerja yang sudah mengundurkan diri dari pekerjaan atau sudah mencapai usia pensiun atau mungkin mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)? Atau mungkin masih bekerja?

Bila iya, pencairkan BPJS Ketenagakerjaan bisa Anda lakukan, asal memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Syarat dan Kententuan Mencairkan BPJS 

Ada beberapa syarat dan ketentuan, berikut detailnya: 

Bagi pekerja yang masih bekerja, maka pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan 10% dan 30%, dengan syarat usia kepesertaan sudah menginjak 10 tahun.

Pencairan hanya boleh dipilih salah satu, 10% atau 30% saja (Tidak bisa dua-duanya). 10% untuk dana persiapan pensiun dan 30% untuk biaya perumahan.

  • Setelah melakukan salah satu pencairan 10% atau 30%, maka pencairan berikutnya bisa 100%, dengan persyaratan sudah keluar dari pekerjaan.

Bagi Anda ingin mencairkan JHT sebesar 10% maupun 30% maka Anda harus bersiap dengan pemberlakuan pajak progresif yang harus ditanggung. Pajak progresif yang dikenakan mulai dari 5% hingga 30%.

  • Bila saldo JHT di bawah Rp50 juta: dikenakan pajak sebesar 5%.
  • Lalu bila saldo JHT di antara Rp50 juta sampai Rp250 juta, maka tarif pajaknya lebih besar yakni 15%.
  • Sedangkan bila saldo JHT Anda antara Rp250 juta sampai Rp500 juta maka pajaknya yaitu sebesar 25%.
  • Lain halnya bila saldo JHT yang telah mencapai lebih dari setengah milyar, maka tarif pajaknya adalah 30%.
  • Namun bila pekerja tidak pernah mencairkan JHT meski sudah mencapai 10 tahun kepesertaan ini maka berapapun saldo JHT Anda nanti saat akan mencairkannya pajak yang dikenakan hanya sebesar 5%.
BPJS Ketenagakerjaan Online

sumber gambar: bpjsketenagakerjaan.go.id

Bagi Anda yang sudah tidak bekerja, baik resign maupun mengalami PHK, maka Anda bisa mencarikan saldo JHT sampai 100% dan saldo bisa langsung dicairkan setelah menunggu 1 bulan sejak keluar dan tidak bekerja.

  • Dengan persyaratan: Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 100% tidak bisa dicairkan tanpa paklaring (surat pengalaman/berhenti kerja) paklaring bisa diminta dari perusahaan yang sudah Anda tinggalkan, jika perusahaan sudah tidak ada maka bisa meminta ke disnaker.
  • Pastikan data KTP sama dengan data Kartu Keluarga (KK) jika berbeda Anda bisa membuat surat keterangan koreksi kesalahan dari kelurahan setempat.

Persyaratan yang Diperlukan untuk Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Pada dasarnya dokumen persyaratannya untuk pencarian dana BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja yang masih bekerja dan sudah tidak bekerja ada beberapa hal yang mirip, berikut detailnya:

  • Fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu yang asli
  • Fotokopi KTP atau paspor beserta menunjukkan wujud aslinya
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) beserta yang aslinya
  • Fotokopi Buku Rekening
  • Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan Asli

*Bagi yang masih bekerja ada penambahan dokumen:

  • Surat keterangan masih aktif bekerja di perusahaan
  • Dokumen yang menyangkut perumahan (untuk klaim yang 30%)

*Bagi yang sudah tidak bekerja ada tambahan persyaratan: Surat keterangan pengunduran diri dari perusahaan atau surat pengalaman kerja/ referensi kerja dari perusahaan (Paklaring).

Cara Mencairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Online

  1. Pastikan Anda sudah membuat akun BPJS Ketenagakerjaan. Jika belum Anda harus membuat akun terlebih dahulu dengan mengunjungi website ini https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/registrasi.bpjs
BPJS Ketenagakerjaan Online

sumber gambar: bpjsketenagakerjaan.go.id

2. Setelah akun BPJS Ketenagakerjaan Anda aktif, maka Anda bisa login di https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/login.bpjs

3. Lalu klik tab “KLAIM SALDO JHT”, pilih pengajuan klaim dan pilih jenis klaim. Jenis klaim yang bisa Anda pilih ada, seperti: Mencapai Usia Pensiun, Mengundurkan Diri, Pemutusan Hubungan Kerja, dan yang lainnya.

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online

sumber gambar: bpjsketenagakerjaan.go.id

4. Selanjutnya Anda diharuskan memilih kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan, menuliskan nama pemilik rekening, nama bank, nomor rekening.

5. Lalu melengkapi kelengkapan dokumen persyaratan.

6. Setelah semua dokumen persyaratan diupload, maka klik SIMPAN

7. Lalu Anda akan menerima email tentang status klaim online. Anda hanya perlu menunggu untuk balasan email mengenai pengajuan klaim BPJS Ketenagakerjaan Anda. Jika pengajuan diterima maka Anda perlu datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan yang dipilih dengan membawa dokumen asli.

Baca juga:

 

View this post on Instagram

 

A post shared by temanSofi (@temansofi) on

komponen gaji karyawan

Yuk, Pahami Komponen Gaji Karyawan Sesuai PP Nomor 78 Tahun 2015

Yuk, Pahami Komponen Gaji Karyawan Sesuai PP Nomor 78 Tahun 2015 1281 1001 Gardena Puteri Ayudila

Dalam menetapkan gaji karyawan ada beberapa komponen gaji karyawan yang harus diketahui perusahaan.

Bila mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, komponen upah terdiri dari upah tanpa tunjangan, lalu upah pokok dan tunjangan tetap, selanjutnya upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap, berikut detailnya:

Komponen Gaji dalam PP Nomor 78 Tahun 2015:

Upah tanpa tunjangan

Dalam hal komponen gaji yang terdiri dari upah tanpa tunjangan adalah sejumlah uang yang diterima oleh pekerja secara tetap.

Misalkan bila Sofi menerima upah sebesar Rp7.000.000 sebagai Upah bersih (clean wages). Maka besaran upah tersebut utuh digunakan sebagai dasar perhitungan hal–hal terkait dengan upah, seperti tunjangan hari raya keagamaan, upah lembur, pesangon, iuran jaminan sosial, dan lain – lain.

Upah pokok dan tunjangan tetap

Komponen gaji yang terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap, maka besaran upah pokok-nya paling sedikit 75% dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap.

  • Upah pokok adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja menurut tingkat atau jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan.  
  • Tunjangan tetap adalah pembayaran kepada pekerja yang dilakukan secara teratur dan tidak dikaitkan dengan kehadiran pekerja atau pencapaian prestasi kerja tertentu
    • Contohnya: Bila Sofi menerima upah sebesar Rp3.000.000, maka komponen gaji terdiri dari upah pokok  Rp2.250.000 dan tunjangan tetap Rp750.000.
    • Dengan perhitungan sebagai berikut:
    • Upah yang diterima = Rp3.000.000,00 = 100%
    • Upah pokok = 75% x Rp3.000.000,00 = Rp2.250.000
    • Tunjangan tetap = 25% x Rp3.000.000,00 = Rp750.000
komponen gaji
sumber gambar: lynda.com

Upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap

Sama halnya dengan komponen upah pokok dan tunjangan tetap, maka besarnya upah pokok paling sedikit 75% dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap.

  • Tunjangan tidak tetap adalah suatu pembayaran yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja, yang diberikan secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok, seperti tunjangan transport dan/atau tunjangan makan yang didasarkan pada kehadiran.  
    • Contohnya: Bila Sofi menerima upah sebesar Rp3.500.000 dengan komponen upah pokok Rp2.250.000, tunjangan tetap Rp750.000, maka tunjangan tidak tetapnya Rp500.000
    • Berikut perhitungannya:
    • Upah yang diterima = Rp3.500.000 = 100%  
    • Upah pokok = 75% x Rp3.000.000 = Rp2.250.000
    • Tunjangan tetap = 25% x Rp3.000.000 = Rp750.000
    • Tunjangan tidak tetap= Rp500.000

Baca juga:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by temanSofi (@temansofi) on

pertanyaan interview

Hati-hati, Jangan Ajukan Pertanyaan Interview Ini!

Hati-hati, Jangan Ajukan Pertanyaan Interview Ini! 1281 1001 Gardena Puteri Ayudila

Saat interviewer memberikan pertanyaan Adakah yang ingin Anda tanyakan?” Sebaiknya Anda tak asal memberikan pertanyaan.

Pasalnya salah memberikan pertanyaan interview malah bisa membuat mimpi Anda untuk bekerja di perusahaan impian sirna.

Hindari Pertanyaan Interview Ini

Berdasarkan informasi yang dilansir dari berbagai sumber, berikut pertanyaan interview yang sebaiknya tidak Anda tanyakan kepada pewawancara, karena Anda akan terlihat kurang baik, berikut penjelasannya:

Terlihat Malas

Bila Anda menanyakan pertanyaan berikut ini Anda akan terlihat tidak membaca job description atau tidak mengerti pekerjaan yang Anda lamar.

  • Kemampuan seperti apa yang harus saya miliki bila saya bekerja di sini?
  • Apa yang dilakukan seseorang yang bekerja di posisi ini?

Jadi, saat Anda melamar kerja, setidaknya cari tahu pekerjaan yang Anda lamar ya!

Terlihat Tidak Tertarik Bekerja di Perusahaan yang Anda Lamar

Cari tahulah terlebih dahulu perusahaan yang Anda lamar, jadi tidak akan ada pertanyaan seperti:

  • Apa yang perusahaan Anda lakukan?
  • Sudah berapa lama perusahaan Anda berdiri?
  • Siapa kompetitor perusahaan Anda?
pertanyaan interview
sumber gambar; skywatersearch.com

Terlihat Tidak Menginginkan Pekerjaan Ini

Bila menanyakan pertanyaan seperti ini Anda akan terlihat tidak tertarik dengan pekerjaan yang Anda lamar:

  • Adakah posisi lain sedang dicari di perusahaan ini?
  • Apakah setelah ini saya bisa mendapatkan posisi lain di pekerjaan ini?
  • Seberapa cepat saya dipromosikan?

Pertanyaan seputar “masa depan” pekerjaan Anda bisa lamar tanyakan nanti saat negosiasi gaji.

Terlihat Menyembunyikan Sesuatu

Sebaiknya hindari menanyakan pertanyaan ini:

  • Apakah Anda memerikan referensi yang dituliskan pelamar?
  • Apakah Anda melakukan pemeriksaaan latar belakang pelamar?

Menanyakan pertanyaan seperti ini diawal justru dikhawatirkan dapat memudarkan peluang Anda.

pertanyaan interview
sumber gambar: medium.com

Terlihat Mencurigakan

Menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini diawal interview malah membuat Anda terlihat mencurigakan:

  • Apakah Anda punya kamera keamanan yang mengawasi gerak-gerik saya?
  • Apakah Anda memonitor email kantor yang saya gunakan?
  • Apakah Anda selalu mengecek kadatangan dan kepulangan saya?
  • Apakah Anda memeriksa segala pekerjaan saya?
  • Apakah saya perlu memberikan surat keterangan dokter setiap saya sakit?
  • Bagaimana proses bila saya dipecat?
  • Apakah Anda akan mengecek sosial media saya?

Bisa Ditanyakan Nanti

Pertanyaan ini memang bagus, namun menanyakan pertanyaan ini diawal interview rasanyan kurang tepat. Anda bisa menanyakan pertanyaan seperti ini mungkin nanti saat menegosiasikan gaji.

  • Apakah ada keuntungan lain yang bisa saya dapatkan?
  • Berapa banyak cuti yang akan saya dapatkan?
  • Apakah saya bisa mengajukan cuti saat pertama kali bekerja?
  • Apakah setelah bekerja di sini ada kemungkinan akan naik gaji?
  • Apakah karyawan yang bekerja di sini mendapatkan diskon dari perusahaan?
  • Apakah diskon yang saya dapatkan dari perusahaan ini bisa saya bagikan ke keluarga dan karyawan?

Baca juga:

Forbes: 5 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan Sebelum Bekerja

Forbes: 5 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan Sebelum Bekerja 1281 1000 Gardena Puteri Ayudila

“Apakah ada yang ingin Anda tanyakan?” Saat pihak HRD memberikan pertanyaan ini sebaiknya Anda jangan diam saja.

Forbes Humas Resources Council menyarankan untuk mengajukan lima pertanyaan ini sebelum bekerja atau menerima pekerjaan:

5 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan Sebelum Bekerja

Tanyakan Seputar Asuransi, Tunjangan, atau Jaminan Kerja

Menurut Candice N. McGlen, Vice President of Talent Strategy, The Rinker Group, Anda tidak boleh ragu untuk menanyakan tunjangan, asuransi, jaminan kerja ataupun keuntungan lainnya yang akan Anda dapatkan.

Bagaimana Perusahaan Anda mengatasi Konflik?

Menurut Vice President Human Resources & Volunteer Services Union Rescue Mission, Lucy Rivas-Enriquez, tanyakan tentang budaya dan bagaimana perusahaan mengatasi konflik. Jelaskan lingkungan kerja seperti apa yang Anda idamkan dan lingkungan seperti apa yang Anda khawatirkan.

Kenapa Saya Cocok Menempati Posisi Ini?

Meskipun pertanyaan ini membuat HR kurang nyaman, namun menurut Tracy Bittner, SPHR, Ionic Security Inc, pertanyaan ini membantu Anda untuk tahu mengapa Anda dibutuhkan. Sehingga Anda jadi tahu apa yang bisa Anda berikan ke perusahaan dan apa yang diharapkan perusahaan dari diri Anda.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by temanSofi (@temansofi) on

Apa yang Perlu Saya Ketahui Agar Bisa Sukses di Sini?

Menurut Angela Nguyen, Human Capital Management Ad Exchange Group, bila Anda mengajukan pertanyaan tersebut maka Anda terlihat seseorang yang analytical dan berorientasi kepada tujuan.

Apa yang Menyenangkan Bekerja di Sini?

Dari pertanyaan ini Anda bisa menganalisis apa yang disukai dan kurang disukai dari perusahaan Anda nantinya. Untuk mencegah jabawan klise, Anda bisa mencari hal apa yang paling sering disebutkan bila pertanyaan tersebut diajukan, ungkap Dr. Timothy J. Giardino , Human Resources Director Cantata Health, LLC.

Baca juga:

Jawaban Interview yang Tepat Saat Ditanya Soal Gaji

Jawaban Interview yang Tepat Saat Ditanya Soal Gaji 1281 1001 Gardena Puteri Ayudila

“Bila diterima bekerja di perusahaan ini, berapa gaji yang Anda harapkan?”

Saat sedang interview kerja pastinya pertanyaan seputar ekspektasi gaji sering ditanyakan, namun untuk menjawab pertanyaan yang kerap kali  buat kandidat tak nyaman atau bingung ini memang susah-susah gampang.

Alih-alih mendapatkan gaji sesuai pengalaman dan harapan, justru kandidat bisa ditolak oleh perusahaan karena jawaban interview kerja seputar gaji tersebut tidak masuk akal atau alasannya lainnya.

Jawaban Interview yang Tepat Saat Ditanya Ekspektasi Gaji

Berikut tips dan trik berikan jawaban interview kerja yang tepat saat ditanya seputar gaji:

jawaban interview

Riset Perkiraan Gaji

Menurut Alison Green, penulis buku Ask A Manager: Clueless Colleagues, Lunch-Stealing Bosses, and the Rest of Your Life at Work, untuk melakukan riset perkiraan gaji ini Anda bisa melihat standar gaji di website seperti salary.com atau glassdoor.com, namun hal itu juga sebaiknya tidak dijadikan acuan.

Cara paling ampuh menurutnya adalah dengan meminta saran dengan rekan kerja. Anda bisa bertanya, bila memiliki keahlian dan pengalaman seperti Anda, berapa gaji yang kiranya pantas diterima. 

Baca juga: Yuk, Pahami Cuti Karyawan Menurut UU Ketenagakerjaan

Beri Kisaran Gaji

Co-Founder Jack Welch Management Institute, Suzy Welch menyarankan bila memberikan jawaban interview soal gaji, sebaiknya kandidat memberikan kisaran angka saja, tidak perlu mengatakan angka sebenarnya yang Anda inginkan.

Serupa dengan Suzy Welch, Daniel R.Ames, peneliti dari Columbia Business School juga mengatakan jangan pernah memberikan angka yang pasti.

Sebaiknya, berikan kisaran gaji yang Anda inginkan. Cara ini dinilai baik, karena mungkin saja Anda mendapatkan gaji yang lebih tinggi dari gaji yang Anda harapkan.

Contohnya, bila Anda menginginkan gaji pada angka Rp 100 juta per tahun, maka Anda bisa memberikan kisaran gaji dari Rp 100 juta hingga Rp 120 juta per tahun.

Daniel R.Ames juga menyarankan jangan pernah memberikan kisaran yang terlalu tinggi, cari tahu perkiraan gaji yang tepat di perusahaan yang Anda lamar.

Bila Anda bingung menentukan nominal gajinya, pada umumnya ada kenaikan gaji 10% sampai 15% dari gaji sebelumnya.

jawaban interview

Jangan Berbohong!

Hindari berbohong bila ditanya tentang nominal gaji di perusahaan sebelumnya.

Tak sedikit pencari kerja yang berbohong bila ditanya nominal gaji di perusahaan sebelumnya. Mereka pikir, cara seperti itu bisa membuat perusahaan memberikan gaji lebih tinggi.

Padahal justru cara ini akan menjadi bumerang bagi Anda, karena banyak perusahaan yang memverifikasi kandidatnya sebelum memutuskan untuk memperkerjakannya. Ingat sepandai-pandainya tupai melompat, pasti bisa terjatuh juga!

Terbuka untuk Berdiskusi

Tunjukkan bahwa Anda terbuka untuk bernegosiasi soal gaji. Bila Anda melakukan hal ini, maka akan memudahkan HRD untuk menyesuaikan gaji yang sesuai dengan keinginan Anda dan kemampuan perusahaan.

pengunduran diri

Pengunduran Diri Pekerja dalam UU Ketenagakerjaan

Pengunduran Diri Pekerja dalam UU Ketenagakerjaan 1281 1000 Gardena Puteri Ayudila

Terkait pengunduran diri yang tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan) menjelaskan bila pekerja yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri memperoleh uang penggantian hak sebagai berikut:

  1. Cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur
  2. Biaya atau ongkos pulang untuk pekerja dan keluarganya ketempat dimana pekerja diterima bekerja;
  3. Penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan 15% (lima belas perseratus) dari uang pesangon dan/atau uang penghargaan masa kerja bagi yang memenuhi syarat;
  4. Hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.

Baca juga: Panduan Perhitungan Pesangon PHK Sesuai Alasan Pemutusan Kerja 

Selanjutnya bagi pekerja yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri, harus memenuhi tiga syarat:

  1. Mengajukan permohonan pengunduran diri secara tertulis selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal mulai pengunduran diri;
  2. Tidak terikat dalam ikatan dinas; dan
  3. Tetap melaksanakan kewajibannya sampai tanggal mulai pengunduran diri
Sumber: pharmaceutical-journal.com

Contoh Surat Pengunduran Diri Karyawan

Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan dalam menulis surat pengunduran diri:

  1. Tulislah dengan bahasa yang sopan
  2. Jelaskan alasan pengunduran diri
  3. Akhiri dengan kata-kata penutup yang baik

Berikut contoh surat pengunduran diri yang dilansir dari berbagai sumber:

Dalam Bahasa Indonesia

Jakarta, 01 Januari 2019

Kepada Yth,

HRD Manager, 

PT….. 

Alamat perusahaan

Dengan Hormat,

Melalui surat ini, saya nama Anda…  bermaksud untuk mengundurkan diri dari …. Nama perusahaan tempat bekerja sebagai ….. Jabatan Anda, terhitung sejak tanggal … tanggal pengunduran diri Anda.

Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bekerja di ….nama perusahaan tempat Anda bekerja. Bila ada kesalahan, saya memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen ….nama perusahaan tempat Anda bekerja.

Hormat Saya,

Nama lengkap Anda

Surat Pengunduran Diri dalam Bahasa Inggris

Mr. James

Manager

Like Corp.

880 Main Street

Bakersfield, CA 9808

Dear Mr. James

Please accept this letter as notice that I will be resigning from my job here at Like Corp. two weeks from today’s date.

Thank you for the support and the opportunities you have provided me over the course of the last six years. You and our team have created a climate that makes it a pleasure to come to work each morning, and I will miss you all.

If I can do anything to help with your transition in finding and training my replacement, please let me know.

Sincerely,

Cintya

Baca juga:

BPJS Ketenagakerjaan

Cukup Tunjukkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan, Dapat Puluhan Diskon & Promo Ini!

Cukup Tunjukkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan, Dapat Puluhan Diskon & Promo Ini! 1281 1000 Gardena Puteri Ayudila

Hai temanSofi, sudah tahu belum kalau Anda bisa menggunakan kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan deretan diskon dan promo?

Caranya gampang, Anda tinggal tunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan yang Anda miliki, baik dengan desain terbaru bertuliskan BPJS Ketenagakerjaan, maupun dengan desain lama yang bertuliskan Jamsostek ataupun Astek.

Berikut ini deretan diskon dan promo yang bisa Anda dapatkan dengan menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan milikmu: 

Diskon dan Promo Tempat Wisata untuk Peserta BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan

bpjsketenagakerjaan.go.id

Diskon Dufan, Ocean Samudra dan Atlantis Water Adventure

Dalam rangka menyambut HUT (Hari Ulang Tahun) BPJS Ketenagakerjaan yang ke 41 tahun, BPJS bekerja sama dengan Taman Impian Jaya Ancol memberikan diskon hingga 50% kepada peserta BPJS.

Untuk Ocean Samudra Anda bisa mendapatkan diskon mulai dari Rp50.000, sedangkan Atantis Water Adventure mulai dari Rp60.000, lalu Dufan mulai dari 110.000.

Promo ini berlaku hingga 14 Desember 2018.

bpjsketenagakerjaan.go.id

Taman Safari Prigen

Minggu ini rencananya mau ke Taman Safari? Wah, jangan sampai kelupaan nih untuk memanfaatkan diskon atau potongan harga yang diberikan oleh BPJS.

Anda tinggal tunjukkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan miliki ke loket pembelian tiket, lalu Anda akan mendapatakn diskon 15% untuk tiket badak dan gajak. Lalu diskon 10% untuk menginap di Baobab. Promo ini berlaku sampai tanggal 18 Desember 2018.

Wonderland Adventure Waterpark

Wonderland Adventure Waterpark juga memberikan diskon hingga 25% untuk tiket masuk, dengan pembelian minimum 2 tiket, dan maksimum 5 tiket. Diskon ini hanya berlaku di Wonderland Adventure Waterpark Karawang.

Promo BPJS Ketenagakerjaan

bpjsketenagakerjaan.go.id

Waterboom Lippo Cikarang

Layaknya Wonderland Adventure Waterpark, Wateboom Lippo Cikarang juga memberikan diskon 25% untuk pembelian tiket masuk bagi para peserta kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Tiket ini berlaku hingga 31 Desember 2018 dengan pembelian maksimal 4 tiket dan minimal 2 tiket.

bpjsketenagakerjaan.go.id

Transera Waterpark

Bila  di empat tempat wisata sebelumnya persyaratannya hanya menunjukkan KTP saja, namun promo dari Transera Waterpark ini sedikit berbeda, karena Anda harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk.

Pasalnya diskon tiket masuk sebesar 30% diberikan kepada Anda yang menunjukkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan dan juga Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Satu kartu BPJS Ketenagakerjaan berlaku untu kmaksimal 4 orang.  Tiket masuk ini sudah termasuk tiket masuk ke semua wahana yang tersedia di Transera Waterpark.

Tidak hanya tempat wisata saja yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk kasih promo dan diskon, tapi beberapa hotel berikut ini juga kasih Anda promo dan diskon:

Hotel NJ Semarang

Hotel NJ Semarang kasih potongan harga 50% bagi Anda yang menunjukan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan serta KTP, mudah bukan?

UTC Hotel

Kalau Hotel NJ Semarang kasih diskon 50%, sedangkan UTC Hotel kasih diskon 70% untuk kamar hotel dan 15% untuk makanan dan minuman.

Amaris Hotel Malang

Amaris hotel memberikan diskon 40% dari hari tarif resmi hotel Rp550.000.

Crown Victoria Hotel

Tak mau ketinggalan, Crown Victoria Hotel juga kasih diskon 38% dari harga publish rate untuk tipe Superior room. Potongan harga ini tidak berlaku saat libur panjang, tahun baru dan hari besar keagamaan ya!

BPJS Ketenagakerjaan

bpjsketenagakerjaan.go.id

Omega Hotel Management

Anda bisa mendapatkan promo hotel dengan cara online, caranya:

  • Buka website omegahotelmanagement.com
  • Pilih lokasi hotel, tanggal check in dan check out.
  • Pilih tipe-tipe kamar yang tersedia
  • Lakukan konfirmasi dengan memasukkan detail pemesanan
  • Masukkan nomor peserta BPJS Ketenagakerjaan dan Nomor KTP untuk diverifikasi
  • Anda akan mendapatkan diskon hingga 50% untuk harga kamar seluruh unit Cordela Hotels, dan diskon hingga 10% untuk food and beverage seluruh unit Cordela Hotels.

Baca juga:

https://www.sofi.co.id/?utm_source=blog&utm_medium=banner-footer&utm_campaign=article

pekerja Indonesia

LinkedIn: Pekerja Indonesia Miliki Optimisme Karier Paling Tinggi di Asia Pasifik

LinkedIn: Pekerja Indonesia Miliki Optimisme Karier Paling Tinggi di Asia Pasifik 1281 1001 Gardena Puteri Ayudila

LinkedIn, jejaring sosial bagi para profesional, baru-baru ini mengeluarkan penelitian melalui Linkedin Opportunity Index 2018.

Dari hasil survei 11.000 orang di sembilan negara, ditemukan jika pekerja Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara yang paling yakin dengan prospek karier mereka dibandingkan pekerja lainnya di kawasan Asia Pasifik.

Pekerja Indonesia juga sangat optimis dengan jenjang karier mereka, peningkatan kemampuan ataupun pengetahuan untuk mengatur keuangannya.

Sedangkan bila di Singapura, Australia, Hong Kong ataupun Jepang, mereka kurang percaya dengan prospek mereka. Banyak dari mereka, mengkhawatirkan prospek ekonomi di negaranya.

Berikut ini sembilan negara survei LinkedIn Opportunity Index 2018:

  1. Indonesia : 116 poin
  2. India : 110 poin
  3. Daratan China : 106 poin
  4. Filipina : 106 poin
  5. Malaysia : 101 poin
  6. Singapura : 91 poin
  7. Australia : 90 poin
  8. Hongkong : 85 poin
  9. Jepang : 79 poin

pekerja Indonesia

Penyebab rendahnya optimisme kerja di negara-negara maju, seperti Jepang, Hong Kong, Australia dan Singapura tak lepas dari angka prospek ekonomi yang rendah.

Dari temuan data IMF (International Monetary Fund) menyebutkan bila Gross Domestic Product (GDP) di Singapura rendah hanya 2,9%, sedangkan Jepang hanya mencapai 1,1%.

Bandingkan dengan Indonesia yang mencapai 5,1% dan India yang menyentuh angka 7,3%.

Hal tersebutlah yang menjadi landasan mengapa pekerja Indonesia dan India memiliki optimisme yang tinggi terhadap kariernya.

Meski begitu, tingginya optimisme tetap diiringi dengan kesulitan-kesulitan yang harus dilalui kala meniti jenjang karier. Tentunya, hal ini tidak berlaku untuk karyawan perkantoran saja, namun berlaku juga untuk pekerja lepas maupun wiraswasta.

Sebanyak 22% responden mengatakan kurangnya mendapatkan akses ke jaringan kerja profesional menjadi hambatan untuk meniti karier, kemudian 19% responden mengeluhkan minimnya lapangan pekerjaan.

Sisanya sebanyak 18% responden khawatir dengan keahlian profesionalnya, dan 18% lainnya tidak punya arahan yang jelas dalam mengembangkan karir.

Lalu bagi pekerja yang terjun di bidang wiraswasta, sebanyak 48% responden mengatakan faktor finansial sebagai ganjalan dalam mengembangkan bisnis, sedangkan 28% responden lainnya merasa sulit mendapat koneksi yang tepat.

Baca juga:

 

View this post on Instagram

 

A post shared by temanSofi (@temansofi) on

Perhitungan Gaji Bila Karyawan Sakit Berkepanjangan

Perhitungan Gaji Bila Karyawan Sakit Berkepanjangan 1280 1000 Gardena Puteri Ayudila

“Bagaimana perhitungan gaji bila karyawan sakit berkepanjangan?”

Bila Anda punya pertanyaan seperti di atas mungkin ulasan yang akan dibahas kali ini akan membantu Anda.

Dalam Pasal 153 ayat (1) UU Ketenagakerjaan dijelaskan jika, pengusaha dilarang melakukan pemutusan kerja bila:

  • Pekerja atau buruh yang berhalangan masuk kerja karena sakit menurut keterangan dokter selama waktu tidak melampaui 12 (dua belas) bulan secara terus-menerus, ataupun
  • Pekerja atau buruh yang dalam keadaan cacat tetap, sakit akibat kecelakaan kerja, atau sakit karena hubungan kerja yang menurut keterangan dokter yang jangka waktu penyembuhannya belum dapat dipastikan.

Perhitungan Gaji Karyawan Sakit Berkepanjangan

Ini artinya bila karyawan sakit selama tidak melampaui 12 (dua belas) bulan secara terus-menerus dengan keterangan dokter, maka pengusaha wajib memberikan upah kepada karyawan sakit berkepanjangan tersebut, dengan perhitungan sesuai UU Ketenagakerjaan Pasal 93 ayat (3):

  • Untuk 4 (empat) bulan pertama, dibayar 100% dari upah;
  • Untuk 4 (empat) bulan kedua, dibayar 75% dari upah;
  • Untuk 4 (empat) bulan ketiga, dibayar 50% dari upah; dan
  • Untuk bulan selanjutnya dibayar 25% dari upah sebelum pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh pengusaha.
karyawan sakit berkepanjangan

sumber gambar: 123rf.com

Sedangkan apabila karyawan tersebut masih sakit lebih dari 12 bulan, maka perusahaan berhak melakukan pemutusan hubungan kerja. Hal ini tertuang dalam Pasal 172 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang berbunyi:

Pekerja atau buruh yang mengalami sakit berkepanjangan, mengalami cacat akibat kecelakaan kerja dan tidak dapat melakukan pekerjaannya setelah melampaui batas 12 (dua belas) bulan dapat mengajukan pemutusan hubungan kerja dan diberikan uang pesangon 2 kali, uang penghargaan masa kerja 2 kali dan uang pengganti hak 1 kali ketentuan.

Untuk menghitung perhitungan uang pesangon berikut detailnya:

  • Masa kerja kurang dari 1 tahun, 1 bulan upah;
  • Masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun, 2 bulan upah;
  • Masa kerja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun, 3 bulan upah;
  • Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun, 4 bulan upah;
  • Masa kerja 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun, 5 bulan upah;
  • Masa kerja 5 tahun atau lebih, tetapi kurang dari 6 tahun, 6 bulan upah;
  • Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun, 7 bulan upah;
  • Masa kerja 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun, 8 bulan upah;
  • Masa kerja 8 tahun atau lebih, 9 bulan upah;

Sedangkan perhitungan uang penghargaan masa kerja ialah sebagai berikut :

  • Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun, 2 bulan upah;
  • Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 tahun, 3 bulan upah;
  • Masa kerja 9 tahun atau lebih tetapi kurang dari 12 tahun, 4 bulan upah;
  • Masa kerja 12 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun, 5 bulan upah;
  • Masa kerja 15 tahun atau lebih tetapi kurang dari 18 tahun, 6 bulan upah;
  • Masa kerja 18 tahun atau lebih tetapi kurang dari 21 tahun, 7 bulan upah;
  • Masa kerja 21 tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 tahun, 8 bulan upah;

Lalu uang pengganti hak sebagai berikut:

  • Cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur;
  • Biaya atau ongkos pulang untuk pekerja/buruh dan keluarganya ketempat dimana pekerja/buruh diterima bekerja;
  • Penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan 15% (lima belas perseratus) dari uang pesangon dan/atau uang penghargaan masa kerja bagi yang memenuhi syarat;
  • Hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.

Baca juga:

 

View this post on Instagram

 

A post shared by temanSofi (@temansofi) on